Beranda › Biaya Website Sekolah
Pertanyaan “berapa biaya website sekolah?” tidak punya satu jawaban, karena yang dibeli bisa sangat berbeda: ada yang membayar untuk halaman profil, ada yang membayar untuk sistem yang bekerja setiap hari. Artikel ini mengurai komponen biayanya satu per satu — termasuk model langganan per siswa yang umum di pasaran — lalu menunjukkan secara terbuka model harga WebsiteSekolah AI: Rp700.000, sekali bayar.
Angka sekolah Anda ingin dihitung lebih spesifik? Klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah — kita hitung bersama tanpa kewajiban apa pun.
Setiap penawaran pembuatan website atau sistem sekolah pada dasarnya adalah gabungan dari komponen-komponen berikut. Memahami komponennya membuat sekolah bisa membandingkan penawaran secara adil — apel dengan apel, bukan angka dengan angka.
Dari kelimanya, komponen langganan per siswa adalah yang paling perlu dihitung dengan kalkulator, bukan dengan perasaan. Biaya per siswa selalu terdengar kecil, tetapi ia dikalikan jumlah siswa dan dikalikan jumlah bulan — lalu berulang setiap tahun selama sekolah memakai layanannya.
Sebagai gambaran cara menghitungnya: misalnya sebuah layanan mengenakan biaya langganan Rp10.000 per siswa per bulan. Untuk sekolah berisi 300 siswa, biayanya Rp3.000.000 per bulan atau Rp36.000.000 per tahun. Untuk sekolah berisi 800 siswa dengan tarif yang sama, angkanya menjadi Rp8.000.000 per bulan atau Rp96.000.000 per tahun. Angka-angka ini hanya contoh hitungan dengan tarif bulat — bukan tarif penyedia tertentu — tetapi rumusnya berlaku umum: tarif × jumlah siswa × 12 bulan, dan hasilnya adalah biaya yang datang lagi tahun depan, dan tahun depannya lagi.
Perbandingan biaya baru masuk akal bila yang dibandingkan sejenis. Website profil adalah halaman informasi: profil sekolah, berita, galeri, dan kontak. Ia seperti brosur digital — penting untuk citra, tetapi tidak menjalankan pekerjaan harian. Sistem informasi sekolah adalah perangkat operasional: presensi dicatat dan direkap setiap pagi, ujian diselenggarakan dan dinilai, rapor disusun dari data yang sama, dan orang tua menerima kabar otomatis.
Keduanya sah dan keduanya dibutuhkan pada tempatnya. Tetapi bila sebuah sekolah membandingkan harga website profil dengan harga sistem informasi lalu memilih yang termurah, yang terjadi biasanya adalah sekolah mendapatkan brosur — sementara pekerjaan presensi, koreksi ujian, dan rekap rapor tetap manual seperti sebelumnya. Pertanyaan yang lebih tepat bukan “mana yang paling murah”, melainkan “pekerjaan apa yang akan berhenti kami kerjakan secara manual setelah membayar ini?”
| Perbandingan | Website Profil | Sistem Informasi Sekolah |
|---|---|---|
| Isi utamanya | Halaman profil, berita, galeri, kontak | Presensi, ujian online, rapor, data siswa & guru |
| Dipakai kapan | Saat ada yang membuka atau memperbarui info | Setiap hari sekolah, dari pagi sampai rapor terbit |
| Pekerjaan manual yang hilang | Hampir tidak ada | Rekap presensi, koreksi pilihan ganda, input ulang nilai ke rapor |
| Pola biaya yang umum | Sekali bayar untuk pembuatan + sewa domain/hosting berkala | Sering berupa langganan per siswa; sebagian penyedia memakai pola lain |
WebsiteSekolah AI adalah sistem informasi sekolah, dan model harganya sengaja dibuat berbeda dari pola langganan per siswa. Tidak ada komponen yang disembunyikan; seluruhnya hanya tiga baris berikut.
Harga awal WebsiteSekolah AI
Rp700.000 / project — sekali bayar
Dibayar satu kali untuk satu sekolah. Sudah termasuk pemasangan sistem di akun cloud, repositori, dan database milik sekolah sendiri, pengaturan awal data sekolah, dan pendampingan penuh selama 30 hari pertama sampai guru-guru bisa memakai sendiri. Sesudah itu sistem tetap berjalan penuh — tidak ada tombol yang mati karena sekolah tidak membayar apa pun di bulan berikutnya.
Pekerjaan tambahan dihitung per pekerjaan. Bila di kemudian hari sekolah meminta fitur baru atau perubahan di luar kesepakatan awal, pekerjaannya dihitung per pekerjaan dan besarannya disepakati dulu sebelum dikerjakan. Tidak ada tagihan yang muncul belakangan tanpa persetujuan.
Perpanjangan bulanan sifatnya pilihan. Sekolah yang ingin sistemnya dirawat dan dikembangkan berkala dapat mengambil paket perpanjangan bulanan; sekolah yang tidak mengambilnya tidak kehilangan apa pun dari sistemnya. Nominalnya disepakati lewat chat, menyesuaikan kebutuhan sekolah.
Klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah untuk membahas kebutuhan sekolah Anda dan menerima rincian penawarannya secara tertulis.
Perhatikan perbedaan strukturnya dengan contoh hitungan langganan tadi. Pada model langganan per siswa, biaya tahunan sekolah membesar mengikuti jumlah siswa dan kembali setiap tahun. Pada model sekali bayar ini, biaya tahun pertama adalah Rp700.000, dan biaya tahun kedua dari sisi sistemnya adalah tidak ada kewajiban apa pun — sekolah hanya mengeluarkan uang lagi bila ia sendiri yang meminta pekerjaan tambahan atau memilih perpanjangan. Untuk sekolah kecil dan menengah yang dananya harus direncanakan jauh-jauh hari, kepastian seperti ini sering lebih berharga daripada angka awal yang terlihat kecil tetapi berjalan terus.
Satu hal lagi yang tidak kalah penting dari angka: kepemilikan. Karena sistem dipasang di akun milik sekolah, data dan akses penuh berada di tangan sekolah selamanya. Sekolah tidak menyewa tempat di sistem milik penyedia yang bisa berubah syarat di tengah jalan — sekolah memiliki tempatnya sendiri, dan saya membantu memasangnya.
Rp700.000, dibayar sekali di awal untuk satu sekolah. Setelah itu tidak ada langganan wajib dan tidak ada tagihan berkala yang harus dibayar agar sistem tetap berjalan. Pengeluaran berikutnya hanya muncul bila sekolah meminta pekerjaan atau fitur tambahan — itu pun dihitung per pekerjaan dan disepakati dulu besarannya — atau bila sekolah secara sukarela memilih paket perpanjangan bulanan yang opsional.
Itulah model langganan yang umum di pasaran: biaya dihitung mengikuti jumlah siswa dan dibayar terus selama layanan dipakai. Model ini terasa ringan di bulan pertama, tetapi jumlahnya mengikuti besar sekolah. Misalnya biaya langganan sebesar Rp10.000 per siswa per bulan untuk sekolah berisi 500 siswa berarti Rp5.000.000 setiap bulan, atau sekitar Rp60.000.000 dalam setahun — dan berulang di tahun-tahun berikutnya selama sekolah masih memakai layanan itu.
Keduanya membeli hal yang berbeda. Website profil adalah halaman informasi — profil, berita, galeri, kontak — yang sifatnya seperti brosur digital; pekerjaannya selesai saat halaman tayang. Sistem informasi sekolah adalah perangkat operasional harian: presensi dicatat dan direkap, ujian diselenggarakan dan dinilai, rapor disusun dari data yang sama. Membandingkan harga keduanya secara langsung seperti membandingkan harga brosur dengan harga mesin kasir — yang satu memberi tahu, yang lain bekerja setiap hari.
Tidak ada kewajiban membeli server khusus yang ditaruh di sekolah. Dalam model WebsiteSekolah AI, sistem dipasang dan berjalan di akun cloud, repositori, dan database milik sekolah sendiri, dan perangkat yang dipakai sehari-hari cukup HP serta laptop yang sudah ada. Sekolah memegang akses penuh atas akun-akun itu selamanya.
Tidak ada yang mengikat. Karena tidak ada langganan wajib, berhenti dari paket lanjutan apa pun tidak mematikan sistem: presensi, ujian, dan rapor tetap berjalan di akun milik sekolah. Paket perpanjangan bulanan sifatnya pilihan untuk sekolah yang ingin dirawat dan ditambah fiturnya secara berkala; besarannya disepakati lewat chat sebelum dimulai.